Bupati Kukar Salurkan Bantuan UEP bagi 50 Pelaku Ekraf Perempuan di Tenggarong

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr. Aulia Rahman Basri, menyerahkan secara langsung bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 50 perempuan pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) di wilayah Kecamatan Tenggarong. Acara penyerahan ini berlangsung khidmat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Kecamatan Tenggarong pada Selasa (7/7/2026).

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Muhammad Ishak, Kepala Dinsos Kukar Rinda Desianti, Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso, jajaran kepala perangkat daerah Pemkab Kukar, serta para Lurah se-Kecamatan Tenggarong.

Berdasarkan data dari Dinsos Kukar, 50 perempuan penerima manfaat ini seluruhnya masuk dalam kategori Desil kesejahteraan, dengan rincian:

  • Desil 1: 11 orang
  • Desil 2: 23 orang
  • Desil 3: 11 orang
  • Desil 4: 5 orang

Sementara itu, jenis bantuan usaha yang disalurkan disesuaikan dengan sektor Ekraf masing-masing penerima, meliputi sektor Warung Makan (12 orang), Sembako (10 orang), Minuman (8 orang), Gorengan (8 orang), Kue (7 orang), dan Peternakan (5 orang).

Dalam arahannya, Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa program UEP ini memiliki makna strategis yang jauh lebih dalam daripada sekadar penyaluran modal usaha.

“Ini adalah simbol kepercayaan dan pengakuan nyata pemerintah terhadap kekuatan perempuan dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Bantuan ini merupakan instrumen pemberdayaan yang dirancang untuk memutus rantai ketergantungan, serta menumbuhkan daya juang masyarakat agar menjadi lebih produktif dan inovatif,” ujar Bupati Aulia.

Bupati juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemprov Kaltim melalui Dinsos Kaltim atas sinergi yang terbangun. Ia menitipkan tiga pesan penting kepada para ibu penerima manfaat: menjadikan bantuan ini sebagai “kail” produktif bukan untuk kebutuhan konsumtif, mengelola usaha dengan disiplin dan jujur, serta terus berinovasi memanfaatkan peluang digital demi meningkatkan kesejahteraan keluarga. Melalui Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik, Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus memfasilitasi pelaku UMKM agar bisa “naik kelas”.

Penegasan dari Dinsos Provinsi dan Kabupaten

Senada dengan Bupati, Kepala Dinsos Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, memberikan peringatan keras terkait pemanfaatan alat dan bahan bantuan yang sudah diserahkan. Beliau meminta agar barang-barang tersebut dirawat dan tidak dialihtangankan.

“Jangan sampai dijual kembali alat atau bahan yang sudah diberikan. Jika rusak, wujudnya harus tetap ada. Kalau dijual, wujudnya hilang. Khawatirnya, ketika ada pemeriksaan, Bapak dan Ibu bisa disuruh untuk mengembalikan barang-barang yang sudah diterima tersebut,” tegas Andi Muhammad Ishak.

Di sisi lain, Kepala Dinsos Kabupaten Kukar, Rinda Desianti, yang juga bertindak sebagai narasumber, memastikan bahwa pemanfaatan bantuan ini akan terus dikawal secara ketat di lapangan.

“Bantuan ini akan selalu dimonitor oleh pendamping PKH. Segala jenis bantuan harus tepat sasaran sesuai target penerimanya. Oleh karena itu, ke depan semua basis bantuan harus mengacu dan terintegrasi dengan data DTKS,” pungkas Rinda.

Dengan adanya bantuan UEP ini, diharapkan kemampuan, kemandirian, dan produktivitas kerja para perempuan pelaku ekraf di Tenggarong dapat meningkat secara signifikan demi taraf hidup yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *