LK3 Kukar Didorong Lebih Aktif Sentuh Masalah Sosial Keluarga

TENGGARONG – Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara (Dinsos Kukar) resmi menggelar Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) pada Kamis, 7 Agustus 2024, bertempat di Gedung Aula Serbaguna Dinsos Kukar. Kegiatan ini dihadiri oleh lintas sektor yang menangani isu sosial keluarga, mulai dari Polres Kukar, Dinas Kesehatan, DP3A, Satpol PP, hingga pendamping PKH dan tenaga Puskesos.

Rapat dibuka oleh Plt Kepala Dinsos Kukar, Yuliandris Suherdiman, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Lucy Yulidasari dan Ketua LK3 Kukar Lilis Mardiana, serta menghadirkan narasumber dari LK3 Provinsi Kalimantan Timur.

🤝 Sinergi Lintas Instansi untuk Penanganan Terpadu

Yuliandris menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah dalam menangani masalah sosial berbasis keluarga. Ia mencontohkan situasi di lapangan seperti anak yang mengamen atau menjadi badut, yang bisa jadi merupakan indikasi adanya masalah psikososial dalam keluarga.

“Kita ketahui bahwa LK3 itu adalah lembaga pelayanan sosial terpadu, khususnya dalam penanganan psikososial di dalam keluarga,” ujar Yuliandris.

Ia menambahkan, perangkat daerah seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan DP3A sering kali menjadi garda pertama yang menemukan kasus-kasus sosial, namun belum sepenuhnya memanfaatkan keberadaan LK3 sebagai mitra intervensi.

🎯 LK3 Harus Lebih Responsif dan Terintegrasi

Melalui rapat ini, Dinsos Kukar berharap LK3 dapat lebih aktif dalam:

  • Menyediakan layanan konsultasi psikososial
  • Menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga
  • Mendampingi keluarga rentan dan anak berisiko
  • Menjalin kemitraan dengan aparat penegak hukum dan lembaga layanan kesehatan

Yuliandris juga menyoroti tingginya kasus pelecehan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Kukar, yang pelakunya justru berasal dari keluarga terdekat. Ia menegaskan bahwa LK3 harus hadir memberikan penguatan psikologis dan pendampingan hukum terhadap korban dan keluarganya.

“LK3 ini saya harapkan bisa menggeliat lagi fungsinya. Ada psikolog, ahli hukum, dan berbagai profesi yang bisa turun tangan,” tegasnya.

📣 Harapan untuk Sosialisasi dan Pemanfaatan LK3

Dinsos Kukar berharap keberadaan LK3 lebih dikenal masyarakat dan dimanfaatkan secara optimal oleh perangkat daerah. Dengan pendekatan kolaboratif, LK3 diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

About the Author

Muhammad Taufiq Maslan, S.Pd

Tenaga Teknis OPD yang disediakan oleh Dinas Komunikasi & Informatika Kab. Kutai Kartanegara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these