TENGGARONG, 5 Februari 2026 – Aspirasi pembangunan warga Kecamatan Tenggarong kembali mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan untuk periode 2026–2027. Dari total 1.438 usulan yang disampaikan oleh 12 kelurahan dan 2 desa, sektor infrastruktur menjadi kebutuhan paling dominan.
Camat Tenggarong, Sukono, menyebutkan bahwa dominasi usulan infrastruktur menunjukkan masih adanya kebutuhan peningkatan kualitas fasilitas dasar, meski secara umum kondisi infrastruktur di Tenggarong sudah cukup baik.
“Usulan yang paling banyak disampaikan masyarakat memang terkait infrastruktur, khususnya jalan lingkungan,” ujarnya.
📌 Data Infrastruktur
Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), masih terdapat sekitar 40 kilometer jalan yang belum tertangani dari total kurang lebih 300 kilometer jaringan jalan di wilayah Tenggarong. Hal ini membuat sektor Perkim menjadi penyumbang usulan terbanyak, yakni mencapai 386 usulan.
Selain jalan, masyarakat juga mengusulkan program terkait keamanan dan ketertiban lingkungan, serta peningkatan fasilitas umum seperti lampu penerangan jalan (LPJU) dan suplai listrik.
🎯 Harapan Realisasi
Sukono berharap seluruh usulan dapat direalisasikan secara bertahap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan skala prioritas pembangunan.
“Harapannya, usulan-usulan ini bisa direalisasikan secara bertahap,” jelasnya.
📊 Proses Input ke SIPD
Dari total 1.438 usulan, saat ini sekitar 369 kegiatan telah diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Proses pengunggahan data masih berjalan dan dilakukan secara bertahap sesuai nomor urut prioritas.
“Sudah sekitar 369 usulan yang diunggah ke SIPD. Sisanya akan kami lanjutkan sesuai nomor urut,” pungkas Sukono.


